Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Desember 2010

Kelinci Pacu peningkatan kesejahteraan ?????

Salam hangat,
sahabat kelinci lovers mari kita renungkan bersama judul diatas MUNGKINKAH ? dari kelinci kesejahteraan keluarga meningkat mari kita bahas bersama. perusahaan perusahan  punya CSR kita punya kepedulian lalu kenapa tidak kita buat sebuah program peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kita berada tidak usah muluk muluk cukup dengan mereka yang terdekat dengan kita, berbagi untuk sesama sebuah kalimat yang sungguh berarti. lalu bagaimana kita berbagi dengan "mereka" sedangkan kita bukan perusahaan besar yang punya banyak dana. menurut saya bisa kita awali dengan memberi informasi tentang dunia kelinci menjadikan mereka tertarik lalu kita fasilitasi. pertanyaan berikutnya adalah apa yang kita fasilitasi untuk mereka ? setelah kita melakukan transfer ilmu/informasi mengenai budidaya kelinci dan kita yakin mereka mampu kenapa kita tidak mencoba merelakan seekor induk betina ( Kalau bisa dalam kondisi Bunting ) untuk di percayakan kepeda "mereka ( selanjutnya kegiatan ini kita sebut sistem plasma/gaduh )
dalam sistem ini kita berikan mereka kepercayaan untuk memelihara indukan tersebut sampai beranak dan siap sapih atau dalam tenggang waktu yang telah kita sepakati( termasuk mengenai bagi hasil dan sebagainya )
akan tetapi sebelum program ini di jalankan kita harus membuat jejaring tentang bagaimana tentang pemasarannya jadi bilaman kegiatan ini telah berjalan tidak terjadi penumpukan stok kelinci.
bagaimana cara membangun jejaring serta bagaimana menjadikan hasil budidaya kelinci ini dapat menghasilkan uang secara periodik nanti akan kita bahas pada posting berikutnya sambil menantikan feed back dari teman teman. kelinci adalah hewan yang mudah kita kembangbiakan asalkan kita tahu dan paham bagaimana memperlakukannya.

Selasa, 14 Desember 2010

Sejarah singkat Kelinci


1. SEJARAH SINGKAT
Ternak ini semula hewan liar yang sulit dijinakkan. Kelinci dijinakkan sejak 2000
tahun silam dengan tujuan keindahan, bahan pangan dan sebagai hewan
percobaan. Hampir setiap negara di dunia memiliki ternak kelinci karena kelinci
mempunyai daya adaptasi tubuh yang relatif tinggi sehingga mampu hidup di
hampir seluruh dunia. Kelinci dikembangkan di daerah dengan populasi
penduduk relatif tinggi, Adanya penyebaran kelinci juga menimbulkan sebutan
yang berbeda, di Eropa disebut rabbit, Indonesia disebut kelinci, Jawa disebut
trewelu dan sebagainya.
2. SENTRA Kelinci
Di Indonesia masih terbatas daerah tertentu dan belum menjadi sentra
produksi/dengan kata lain pemeliharaan masih tradisional.

3. JENIS
Menurut sistem Binomial, bangsa kelinci diklasifikasikan sebagai berikut :
Ordo : Lagomorpha
Famili : Leporidae
Sub famili : Leporine
Genus : Lepus, Orictolagus
Spesies : Lepus spp., Orictolagus spp.

Jenis yang umum diternakkan adalah American Chinchilla, Angora, Belgian,
Californian, Dutch, English Spot, Flemish Giant, Havana, Himalayan, New
Zealand Red, White dan Black, Rex Amerika. Kelinci lokal yang ada
sebenarnya berasal dari dari Eropa yang telah bercampur dengan jenis lain
hingga sulit dikenali lagi. Jenis New Zealand White dan Californian sangat baik
untuk produksi daging, sedangkan Angora baik untuk bulu.

4. MANFAAT
Manfaat yang diambil dari kelinci adalah bulu dan daging yang sampai saat ini
mulai laku keras di pasaran. Selain itu hasil ikutan masih dapat dimanfaatkan
untuk pupuk, kerajinan dan pakan ternak.

5. PERSYARATAN LOKASI
Dekat sumber air, jauh dari tempat kediaman, bebas gangguan asap, baubauan, suara bising dan terlindung dari predator.

Sumber :
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Gedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340
Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id

Sabtu, 11 Desember 2010

Mari Berbudidaya Kelinci

DATA BIOLOGIS KELINCI

  • Masa hidup: 5 - 10 tahun
  • Masa produksi: 1 - 3 tahun
  • Masa bunting : 28-35 hari (rata-rata 29 - 31 hari)
  • Masa penyapihan : 6-8 minggu
  • Umur dewasa: 4-10 bulan
  • Umur dikawinkan: 6-12 bulan
  • Masa perkawinan setelah beranak (calving interval): 1 minggu setelah anak disapih.[rujukan?]
  • Siklus kelamin : Poliestrus dalam setahun bisa 5 kali bunting
  • Siklus berahi: Sekitar 2 minggu
  • Periode estrus : 11 - 15 hari
  • Ovulasi: Terjadi pada hari kawin (9 - 13 jam kemudian)
  • Fertilitas: 1 - 2 jam sesudah kawin
  • Jumlah kelahiran: 4- 10 ekor (rata-rata 6 - 8)
  • Volume darah: 40 ml/kg berat badan
  • Bobot dewasa: Sangat bervariasi, tergantung pada ras, jenis kelamin, dan faktor pemeliharaan.[rujukan?]